Raksasa gaming Valve kembali menggebrak industri dengan mengumumkan tiga perangkat keras baru yang akan melengkapi ekosistem Steam mereka. Pada 13 November 2025, Valve secara resmi memperkenalkan Steam Machine, Steam Frame VR headset, dan Steam Controller generasi kedua yang dijadwalkan rilis pada awal 2026.
Table of Contents
Steam Machine: Konsol Mini PC Bertenaga SteamOS
Valve membangkitkan kembali nama Steam Machine dengan pendekatan yang sama sekali baru. Berbeda dengan upaya sebelumnya pada 2015, kali ini Steam Machine hadir sebagai perangkat first-party yang ditenagai oleh sistem operasi SteamOS, sama seperti Steam Deck yang sukses.
Spesifikasi Teknis
Steam Machine memiliki tenaga lebih dari enam kali lipat Steam Deck, mampu memainkan seluruh library Steam termasuk judul AAA favorit. Perangkat ini dikemas dalam bentuk kubus kompak berukuran sekitar 6 inci, cukup kecil untuk diintegrasikan ke dalam setup gaming apa pun.
Spesifikasi Utama:
- CPU & GPU: Semi-custom AMD Zen 4 6-core/12-thread CPU dan RDNA 3 GPU dengan 28 Compute Units
- Memori: 16GB DDR5 + 8GB GDDR6 VRAM
- Penyimpanan: Tersedia dalam dua varian – 512GB dan 2TB (keduanya dapat diperluas via microSD)
- Konektivitas: Wi-Fi 6E 2×2, Bluetooth 5.3, Gigabit Ethernet
- Port I/O: DisplayPort 1.4, HDMI 2.0, 1 USB-C, dan 4 USB-A
- Performa: Mampu gaming 4K pada 60 FPS dengan dukungan FSR
Fitur Menarik
Salah satu fitur unik Steam Machine adalah LED Strip yang dapat disesuaikan. LED ini memberikan informasi status sistem seperti progress download bahkan saat layar mati, dan pengguna dapat mengkustomisasi warna serta animasinya.
Steam Machine menjalankan SteamOS yang dirancang untuk memberikan pengalaman plug-and-play, sambil tetap menjaga kekuatan dan fleksibilitas sebuah PC. Cukup login dengan akun Steam, dan seluruh library game langsung tersedia.
Loading…
Steam Frame: Headset VR Generasi Baru
Steam Frame adalah headset VR wireless yang mengutamakan streaming, dilengkapi dengan controller dan dapat menangani seluruh library Steam. Berbeda dengan Valve Index sebelumnya, Frame dirancang sebagai perangkat standalone yang tidak memerlukan PC.
Spesifikasi dan Fitur
Hardware:
- Prosesor: Snapdragon 8 Gen 3
- Refresh Rate: 144 Hz (eksperimental), 72-120 Hz (non-eksperimental)
- Field of View: 110° horizontal
- Tracking: Inside-out tracking dengan 4 kamera eksternal
- Fitur Khusus: Eye tracking untuk foveated rendering dan foveated streaming
Steam Frame memiliki konstruksi modular – tali yang berisi baterai, sistem speaker, dan slot microSD dapat dilepas dari modul inti yang berisi prosesor, optik, dan komponen lainnya. Bahkan tersedia slot ekspansi di bagian depan headset untuk mod atau upgrade di masa mendatang.
Pengalaman Gaming Serbaguna
Steam Frame tidak hanya untuk game VR. Valve menjanjikan pengguna dapat menikmati seluruh library Steam mereka, baik game VR maupun non-VR. Headset ini menggunakan foveated streaming untuk mengoptimalkan kualitas gambar pada area yang sedang dilihat pengguna, mengurangi kebutuhan bandwidth koneksi wireless.
Adapter wireless 6GHz plug-and-play disertakan untuk koneksi khusus streaming VR dan non-VR. Menurut laporan, pengguna bahkan dapat sideload aplikasi Android APK ke perangkat ini.
Loading…
Steam Controller 2: Evolusi Controller Gaming
Setelah hampir satu dekade sejak controller pertama diluncurkan pada 2015, Valve menghadirkan Steam Controller 2 dengan desain yang mirip dengan controller asli secara umum, namun dengan perubahan besar.
Desain dan Fitur
Versi baru Steam Controller menghilangkan touchpad dan layout lama demi dua trackpad baru di bawah joystick, dilengkapi dengan empat tombol grip dan kontrol gyro motion.
Fitur Utama:
- Dual analog stick dengan teknologi TMR (Tunnel Magnetoresistance)
- Dua trackpad di bawah thumbstick, sedikit miring untuk ergonomi lebih baik
- Kontrol gyro dengan sensor grip-enabled
- HD rumble untuk feedback haptic yang presisi
- 4 tombol grip di bagian belakang
- Tombol Steam dan quick menu access
Controller ini mendukung Bluetooth dan koneksi 2.4 GHz khusus melalui ‘puck’ yang disertakan dalam paket, mampu menghubungkan hingga empat controller secara bersamaan dengan latensi rendah. Puck ini juga berfungsi sebagai wireless charging dock saat tidak digunakan.
Ekosistem Steam yang Terintegrasi
Ketiga perangkat ini dirancang untuk bekerja secara harmonis dalam ekosistem Steam. Steam Controller akan dibundel dengan Steam Machine saat diluncurkan, namun juga tersedia sebagai produk standalone. Semua perangkat kompatibel dengan Steam Deck dan PC biasa yang menjalankan Steam.
Loading…
Semua produk baru Valve akan tersedia di region yang sama dengan Steam Deck saat peluncuran, termasuk negara-negara yang dicakup oleh distributor resmi Valve, Komodo.
Ketersediaan dan Harga
Valve mengumumkan ketiga perangkat ini akan diluncurkan pada awal 2026, namun tanggal rilis spesifik dan harga belum diumumkan. Mengingat kompleksitas hardware dan kompetisi di pasar, spekulasi mengenai harga berkisar dari kompetitif dengan konsol mainstream hingga premium untuk segmen enthusiast.
Kesimpulan
Pengumuman trio hardware ini menandai komitmen serius Valve dalam membangun ekosistem gaming yang lengkap. Dari gaming handheld dengan Steam Deck, kini meluas ke living room gaming dengan Steam Machine, pengalaman VR wireless dengan Steam Frame, dan controller serbaguna untuk semua platform mereka.
Valve kini memiliki ekosistem hardware lengkap untuk PC gamers, memanfaatkan sepenuhnya kekuatan platform Steam. Dengan SteamOS sebagai fondasi yang mengikat semuanya, Valve memposisikan diri sebagai alternatif menarik bagi konsol tradisional sambil tetap mempertahankan keterbukaan dan fleksibilitas PC gaming.
Tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun yang menarik bagi fans Valve dan Steam, dengan ekspektasi tinggi terhadap bagaimana ketiga perangkat ini akan membentuk masa depan gaming di berbagai platform dan format.
Loading…








