Table of Contents
Background Developer: Lizardcube
Shinobi: Art of Vengeance dikembangkan oleh Lizardcube, studio game asal Paris yang telah membuktikan keahliannya dalam menghidupkan kembali franchise klasik. Lizardcube didirikan pada November 2015 oleh Omar Cornut (veteran industri game yang pernah mengerjakan Pixeljunk Shooter, Tearaway, Soul Bubbles) dan Ben Fiquet (artis komik/animasi tradisional).

Studio ini pertama kali mencuri perhatian dunia gaming dengan remake Wonder Boy: The Dragon’s Trap yang mendapat pujian luas. Namun, kesuksesan terbesar mereka datang dari Streets of Rage 4 (2020), sebuah revival yang berhasil menghidupkan kembali franchise beat ’em up klasik setelah hiatus 25 tahun. Kerja sama dengan Guard Crush Games dan Dotemu dalam Streets of Rage 4 membuktikan kemampuan Lizardcube dalam memadukan nostalgia dengan inovasi modern.
Konsep dan Latar Cerita

Shinobi: Art of Vengeance merupakan entry baru pertama dalam franchise Shinobi setelah 14 tahun sejak Shinobi 3D di Nintendo 3DS. Game ini dijadwalkan rilis pada 29 Agustus 2025 untuk semua platform utama.
Cerita berpusat pada Joe Musashi, ninja legendaris yang kembali setelah mendapati desanya dibakar habis dan klannya dibantai. Kali ini, ancaman datang dari ENE Corporation, sebuah organisasi paramiliter yang dipimpin oleh tiran jahat bernama Lord Ruze. Organisasi ini berambisi menguasai dunia dan menghancurkan setiap perlawanan yang menghadang.
Gaya Visual dan Presentasi
Salah satu daya tarik utama game ini adalah gaya visual hand-drawn yang unik, mengikuti jejak kesuksesan Streets of Rage 4. Lizardcube kembali menampilkan keahlian mereka dalam menciptakan animasi yang lembut dan detail karakter yang memukau, memadukan estetika klasik dengan sentuhan modern yang segar.
Mekanik Gameplay Terbaru
1. Sistem Kombat yang Kreatif dan Rewarding
- Sistem combo yang mendorong kreativitas pemain
- Kombinasi serangan ringan dan berat yang dapat dikembangkan seiring progress
- Move set Joe Musashi yang terus berkembang sepanjang permainan
- Combat yang smooth dengan kontrol yang responsif
2. Struktur Progres Linear dengan Fleksibilitas
- Game dibagi menjadi zona-zona dengan beberapa stage di setiap zona
- Pemain dapat menyelesaikan stage dalam urutan apapun
- Sistem revisit untuk mengeksplorasi area dengan kemampuan baru
- Banyak rahasia tersembunyi di setiap level
3. Keseimbangan Combat dan Eksplorasi
- Bukan game Metroidvania, melainkan action-platformer linear
- Level-level penuh dengan secret dan area tersembunyi
- Gameplay yang mengingatkan pada Prince of Persia: The Lost Crown
- Fokus pada movement yang halus dan battle berbasis combo
4. Arsenal dan Kemampuan Joe Musashi
- Teknik ninja tradisional yang dapat dikuasai
- Variasi senjata dan skill yang dapat digunakan
- Sistem upgrade yang memungkinkan pengembangan kemampuan
- Playstyle yang dapat disesuaikan dengan preferensi pemain
Impressions dari Preview

Berdasarkan preview yang telah beredar, Shinobi: Art of Vengeance mendapat respons yang sangat positif:
- Movement dan Combat: Gerakan karakter terasa sangat smooth dan responsif
- Combo System: Sistem combo yang “endlessly rewarding” untuk kreativitas
- Visual Excellence: Kualitas animasi hand-drawn yang memukau
- Balance: Keseimbangan yang baik antara nostalgia dan inovasi modern
Demo game ini di Steam telah menerima rating “Very Positive” dengan 88% dari 409 review yang positif, menunjukkan antusiasme tinggi dari komunitas gaming.
Ekspektasi dan Positioning
Shinobi: Art of Vengeance diposisikan sebagai kandidat kuat untuk “best ninja game of 2025”, bahkan oleh penggemar berat Ninja Gaiden. Game ini berhasil menemukan keseimbangan antara memberikan pengalaman nostalgik bagi fans lama sambil tetap dapat dinikmati oleh pemain baru.
Dengan track record Lizardcube dalam menghidupkan kembali franchise klasik melalui Streets of Rage 4, ada ekspektasi tinggi bahwa Shinobi: Art of Vengeance akan sukses mengembalikan franchise Shinobi ke posisi terhormatnya di dunia action-platformer.
Kesimpulan
Shinobi: Art of Vengeance tampak sebagai revival yang sangat menjanjikan. Kombinasi pengalaman Lizardcube dalam menghidupkan franchise klasik, sistem combat yang inovatif, visual hand-drawn yang memukau, dan respons positif dari preview awal menunjukkan bahwa game ini berpotensi menjadi salah satu action-platformer terbaik tahun 2025.
Bagi fans Shinobi lama, ini adalah kesempatan untuk kembali bermain sebagai Joe Musashi dengan kualitas modern. Bagi pemain baru, ini adalah pintu masuk yang sempurna untuk merasakan keseruan franchise ninja legendaris ini.
Loading…







